Jenis Font Terbaik Untuk Desain Grafis

Jenis Jenis Font – Bagi seorang desain grafis, pekerjaan seperti membuat desain banner, desain typography, membuat logo, flyer, Kop Surat gambar illustrasi hingga membuat infografis merupakan rutinitas sehari-hari. Dan untuk tetap kreatif dan produktif dalam menghasilkan karya yang bagus, sehingga tak jarang seorang desain grafis memiliki ciri khasnya sendiri. Misalnya dalam hal penggunaan jenis font yang dianggapnya terbaik dan berbeda dari yang lainnya.

Pemilihan font yang baik juga akan menarik audiens tertarik untuk membaca atau melihat hasil dari karya seorang desain grafis. Selain itu jenis font juga memberi pengaruh terhadap desain yang di tampilkan. Nah berikut ini adalah beberapa jenis font terbaik untuk desain grafis.

Handwritten

Yang pertama adalah font handwritten. Font ini sangat identik dengan tulisan tangan latin bergaya klasik. Bentuknya juga bermacam – macam. Contohnya seperti di buat menggunakan kuas ataupun spidol, dengan ukuran ketebalan yang bervariasi mulai dari tipis hingga tebal, tegak, miring dan sebagainya. Font ini sangat cocok digunakan untuk memberikan kesan santai pada desain.

Jenis Font Slab Serif

Jika anda sangat menyukai varian font serif, maka slab serif merupaka salah satu pilihan yang tept atau cocok. Font slab serif memiliki karakter yang simple dan jelas, kesan yang di tampilkan pun cukup sederhana namun membuat konsep desain di dalamnya tetap terlihar elegan.

Color Font

Tulisan tebal dengan warna – warna yang menarik selalu menjadi pilihan tersendiri bagi para desain grafis dalam membuat karya – karyannya. Jenis font ini sering sekali digunakan untuk keperluan desain produk produk percetakan seperti brosur, poster x banner dan spanduk, ataupun membuat gambar lainnya yang bersifat ceria dan menghibur.

Victorian Parlor

Font yang satu ini memiliki bentuk yang paling menarik, terdiri dari berbagai macam karakteristik tipografis dan perpaduan yang klasik dan unik sehingga membuatnya disukai oleh desain grafis. Font ini digunakan untuk keperluan desain yang mengusuk tema vintage dan tetap terlihat modern.

Aurora Script

Script dibuat seperti tulisan tangan yang menyerupai kaligrafi kuno dengan lekukan yang indah. Perpaduan antara font aurora script dengan bingkai dekoratif dapat mekain mempertegas karakternya. Font ini seting digunakan untuk mendesain undangan pernikahan atau untuk produk produk kecantikan.

Blackletter

Font yang satu ini termasuk dalam kategori old school. Mungkin anda sering menemukannya pada desain cover album band musik metal ataupun rock. Ciri khas dari jenis font ini adalah hurufnya yang tebal dan terdapat aksen motif pada hurufnya menyerupai graffiti.

Brooklyn

Brooklyn merupakan font yang cukup sederhana, terlihat berisi dan teratur. Banyak orang yang menggunakan jensi font ini untuk keperluan desain yang tidak terlalu rumit. jika kalian memiliki bisnis kopi, bisa menggunakan font ini untuk medesain banner keperluan promosi di sosial media seperti instagram dan facebook.

Jenis Font Sans Serif

Sans serif merupakan font yang paling banyak digunakan dalam dunia desain grafis. Selain itu font sans serif juga merupakan jenis font yang dapat menyatu dengan desain apa pun. Font sans serif memiliki tepi yang sedikit tajam dan berstruktur geometris yang membuatnya fungsional dan mudah di baca. Selain itu Parlenta sering digunakan untuk mendesain poster promosi.

Koliko

Koliko merupakan font yang meiliki karakter latin dan Cyrillic dengan gaya regular, tipis, dan tebal. Font ini masih keluarga sans serif geometris dengan struktur bersih dan cocok digunakan untuk headline berita utama yang tebal.

Jenis Font Polya

Font polya terinspirasi dari jaring poli – poli, yaitu jala untuk pemodelan komputer 3D. Adrien Coquet mendesain font ini dengan bentuk tebal dan tampilan yang ringan. Dikarenakan model fontnya yang menatik, font polya sering digunakan untuk mendesain baju kaos polos. Hanya dengan meletakan Font nya saja sudah memberikan element yang bagus untuk baju kaos.

Modeka

Modeka adalah font ringan dengan desain elegan yang menggabungkan sudut dengan detail yang membulat. Hasilnya terlihat antara bagian masing – masing elemen dengan persimpangan set karakter font itu sendiri.

Itulah font – font yang banyak digunakan dalam desain grafis. Gunakanlah font yang sesuai dengan tema yang ingin Anda tonjolkan dan sesuai dengan desain Anda. Karena jenis font tersebut sangat mempengaruhi desain.

 

Exit mobile version